Contoh Pidato Hari Raya Idhul Adha (Qurban)

Posted on

Assalamu ’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Kaum muslimin dan muslimat yang kami hormati.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah Swt, karena pada hari ini kita bisa bertemu dalam keadaan sehat walafiat, tanpa ada halangan suatu apapun,

Mudah-mudahan shalawat dan serta salam semoga tetap tercurahkan kepada -junjungan nabi besar Muhammad Saw. karena beliaulah yang berubah tatanan jahiliyah menuju tatanan Islam.

Kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia.

Kita sekarang ini berada dalam bulan Dzulhijjah, pada bulan ini saudara-saudara Islam yang mampu, baik dari segi ekonomi, maupun kesehatan, maka diwajibkan melaksanakan ibadah haji ke tanah suci Makkah. Teriring do’a mudah-mudahan saudara kita sei nua yang melaksanakan ibadah haj i senantiasa menj adi haj i yang mabmr, dan tiada lain jalannya kecuali Surga.

Kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia,

Haji mabrur tentunya akan membuahkan berbagai macam kemanfaatan, baik bagi dirinya keluarganya, maupun lingkungannya.

Berkaitan dengan perintah haji ini sebagaimana yang dijelaskan Allah dalam firman-Nya:

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

 

Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali Imron: 97).

Ayat ini adalah dalil tentang wajibnya haji. Kalimat dalam ayat tersebut menggunakan kalimat perintah yang berarti wajib. Kewajiban ini dikuatkan lagi pada akhir ayat (yang artinya), “Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam”. Di sini, Allah menjadikan lawan dari kewajiban dengan kekufuran. Artinya, meninggalkan haji bukanlah perilaku muslim, namun perilaku non muslim.

Kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia.

Dalam bulan dzulhijjah tepatnya tanggal 10 ada juga perintah untuk menyembelih hewan ternak, baik berupa kambing, sapi, maupun unta. Perintah kurban ini ditujukan kepada orang-orang yang telah mampu dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah Swt. Perintah menyembelih kurban ini sebagaimana yang dijelaskan Allah dalam firmanNya :

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Artinya:

Maka kerjakanlah shalat, dan sembelilah kurban.

Demikian pidato kami dalam acara idul kurban, Mudah-mudahan yang saya sampaikan tadi membawa manfaat bagi kami pribadi dan bagi kaum muslimin dan muslimat. Kurang lebihnya saya menyampaikan tadi, minta maaf yang sebesar-besarnya. Ihdinash shirathal mustaqiim.

Wassalam u ’ alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *