10 Teks Pidato Bahasa Arab Dan Artinya

Posted on

Berikut ini Kumpulan Pidato Bahasa Arab Beserta artinya berbagai topik.

Contoh Pidato Pendek Bahasa Arab dan Artinya

الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَـالَمِيْنَ وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَـا وَالدِّيْنِ وَالصَّـلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ سَـيِّدِ المُرْسَـلِيْنَ مُحَـمٍّد وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ . رَبِّ اشْـَرحْ لِي صَـدْرِيْ وَيَسِّرْلِي أَمْـِريْ وَاحْلُلْ عُقْـدَةً مِنْ لِسَـانِي يَفْقَـهُوا قَـوْلِي …أَمَّـا بَعْد : قـال الله تعـالى في كتـابه العظيم: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ : يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ اَمَنُوْا مِنْكُمْ وَاَّلذِيْنَ اُوْتُوا الْعِـلْمَ دَرَجَـاتٍ

Segala puji hanya bagi Allah, tuhan semesta alam, kepada-Nya kita meminta pertolongan baik terhadap urusan dunia dan agama, sholawat serta salam semoga tercurah kepada penghulu semua rasul yaitu baginda Nabi Muhammad beserta seluruh keluarga dan sahabat beliau.Ya rabba lapangkanlah dadaku dan permudahlah urusanku dan bukalah ikatan pada lisanku supaya mereka memahami ucapanku. Amma Ba’du:

Allah-ta’ala-berfirman dalam al-Qur’an yang mulia, Aku berlindung kepada Allah dari syaithan yang terkutuk, dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi penyayang: Allah akan mengangkat derajat orang-orang beriman di antara kalian dan juga orang-orang yang mempunyai ilmu beberapa derajat.

المُحْتَرَمُوْنَ!!!!!!

سِيَـادَةُ رَئِيْسِ الجَلَسَة…..

سِيَـادَةُ رَئِيْسِ المَدْرَسَة……

سِيـَادَةُ الأَسَـاتِذ وَالأَسَـاتِذَة……

وَجَمِيْعُ الأَصْحَـابِ الأَحِبَّـاءِ………

أيُّهَا الْأَحِبَّةُ فِي اللهِ……..

Yang kami hormati, pembawa acara, kepala sekolah, para ustadz dan ustadzah serta seluruh hadirin teman-teman yang saya cintai. Saudara-saudara yang saya cintai!!!

اوَلا هَيـَّا بِنَـا نَشْكُرُ اللهَ عَزَّوَجَلَّ الَّذِيْ أَعْطَـانَا جَمِيْعَ نِعَمِهِ وَمِنَنِهِ عَلَيْنَا حَتَّي نَسْتَطِيْعَ أَنْ نَجْتَمِعَ فِي هَـذَا المَكَـان المُبَـارَك

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah subhanahu wata’ala yang telah mencurahkan kepada kita segala nikmat-Nya hingga kita semua bisa berkumpul di tempat yang berbarokah ini.

ثانيـا نُصَلِّي وَنُسَلِّمُ عَلىَ سَيِّدِنَا وَحبِيْبِنَا مُحَمَّدٍ بن عَبْدِ اللهِ–صلى الله عليه وسلم- وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ الْكِرَامِ أَجْمَعِيْنَ

Yang kedua marilah kita panjatkan shalawat beserta salam kepada junjungan kita dan kekasih kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta seluruh keluarga beserta sahabat beliau yang mulia.

أيُّهَا الْأَصْحَابُ : أُقَدِّمُ أَمَـامَكُمْ مُحَاضَرَةً قَصِيْرَةً تَحْتَ المَوْضُوْعِ: ( أَهَـمِّيَةُ التَّعَـلُّمِ ) كُلُّ هَـذَا لَيْسَ إِلاَّ لِأَمْـرِ أَسـَاتِذَتِنَـا الْمُكَرَّمِيْنَ عَسَى اللهُ أَنْ يُوَفِّقُنِيْ لِمَا يُحِبُّهُ اللهُ وَيَرْضَاهُ, وَيُيَسِّرَ لِيْ أُمُوْرِيْ.

Wahai saudaraku yang aku cintai karena Allah, aku akan menghadirkan di hadapan kalian semua sebuah pidato yang pendek dengan judul “pentingnya menuntut ilmu” hal ini saya sampaikan tidak lain karena jerih guru-guru kami yang kami muliakan, mudah-mudahan Allah memberikan taufiq-Nya kepada apa yang dicintai-Nya dan memudahkan segala urusan saya.

أَيُّهَـا الإِخْوَةُ الْكْرَامُ : طَلَبُ العِـلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَيْنَا قـال رسول الله -صـلى الله عليه وسـلَم- ( طَلَبُ العِلْمِ فَـرِيْضَةٌ عَلَى كُـلِّ مُسْلِمٍ ) وَوُجُوْبُ طَلَبِ العِـلْمِ شامل لِلرَّجُلِ وَالمرأة , لِلصَّغِيْرِ وَالْكَبِيْرِ حَتَّى رُوِيَ عَنْ بَعْضِ النَّاسِ قَوْلُهُمْ: ( أُطْلُبِ العِلْمَ مِنَ المَهْدِ اِلَى الَّلحْـدِ)

Wahai saudaraku yang muliakan. menuntut ilmu adalah wajib hukumnya bagi kita semua, Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam bersabdayang artinya : menuntut ilmu adalah wajib hukumnya bagi setiap muslim. dan kewajiban menuntut ilmu itu menyeluruh bagi laki-laki dan perempuan, anak kecil dan orang dewasa. Sehingga diriwayatkan dari beberapa ahli hikmah ucapan mereka: “Tuntutlah ilmu itu dari semenjak engkau dipangku ibumu sampai engkau dikubur di liang lahat.”

أَيُّهَـا الإِخْوَةُ الْكِرَامُ : كُنْ عَـالِمًـا وَلَا تَكُنْ جَـاهِلًا لِأَنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ فَضَّلَ عِبَـادَهُ العَـالِمَ عَلىَ الجَـاهِلِ ,كَمَـا قال تعـالى فيِ كِتَـابِهِ الكَرِيْمِ (يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ اَمَنُوْا مِنْكُمْ وَاَّلذِيْنَ اُوْتُوا الْعِـلْمَ دَرَجَـاتٍ ) وكَمَـا قَـالَ النَّبِيُّ الْمُصْطَفَى – صـلى الله عليه وسـلَم-: ( فَضْلُ العَـالِمِ عَلَى العَـابِدِ كَفَضْلِ القَمَرِ عَلىَ سَائِرِ الكَوَاكِبِ ) وَقَـالَ أحد الأجلاء: ( لَيْسَ المَـْرءُ يُوْلَـدُ عَـالِمًـا ****** وَلَيْسَ أَخُ العِـلْمِ كَمَنْ هُوَ جـَاهِلٌ

Wahai saudaraku yang mulia, jadilah orang yang berilmu dan janganlah menjadi orang yang bodoh, karena Allah memberikan karunia yang lebih bagi orang yang berilmu atas orang yang bodoh. sebagaimana firman Allah dalam kitab suci Al-Qur’an yang artinya : Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman diantara kalian dan orang-orang yang diberikan ilmu beberapa derajat. Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : Keutamaan orang yang berilmu atas orang yang ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan atas bintang-bintang. dan para ulama yang terpilih berkata dalam syairnya: Tidaklah seseorang itu dilahirkan dalam keadaan yang alim/berilmu******Dan tidaklah sama antara orang yang berilmu dan orang yang jahil (bodoh).

أَيُّهَـا الإِخْوَةُ الْكِرَامُ : لَابُدَّ أَنْ نَغْتَنِمَ` أَوْقَاتَنَا بِكَثْرَةِ التَّعَلُّمِ وَتَقْلِيْلُ الَّلعْبِ لِأَنَّ التَّعَلُّمَ وَقْتُ الصِّغَـرِ يُسَهِّلُ لَنَا لِإِقْبَـالِ العِـلْمِ وَقُوَّةٍ فِي الحِفْظِ, قَـال الشَّـاعِرُ: ( التَّعَلُّمُ فِي وَقْتِ الصِّغَـرِ كَـالنَّقْشِ عَلَى الحَجَـرِ وَالتَّعَلُّمُ فِي وَ الْكِـبَرِ كَـالنَّقْشِ عَـلَى المَـاءِ…..

Wahai saudaraku yang mulia, hendaklah kita menggunakan waktu dengan banyak menuntut ilmu dan menyedikitkan waktu bermain-main, karena menuntut ilmu di waktu kecil akan memudahkan bagi kita untuk memperolehnya serta akan menguatkan hafalan, sebagaimana yang dikatakan seorang penyair : Belajar di waktu kecil bagaikan melukis di aras batu dan belajar di masa tua bagaikan melukis di atas air.

أَيُّهَـا الإِخْوَةُ الأَعِـزَّاءُ : وَلَكِنْ لَابُدَّ لَنَـا أَنْ نَتَذَكَّرَ بِأَنَّ العِـلْمَ بِغَيْرِ عَمَلٍ لاَ فَـائِدَةَ لَهَـا , كمـا قـيل: ( العـِلْمُ بِلاَ عَمَـلٍ كـَالشَّجَرِ بِلَا ثَمَـرٍ ) لـِذَا، هَـيَّا بِنَـا نَعْمَـلَ بِمَـا عَـلِمْنَا وَنَبْدَأُ مِنْ أَنْفُسِنَا. وَأَهـمُّ شَيْئٍ الذي لَانَنْسِيْهِ، هَيَّا بِنَا نَبَرُّ وَالدِيْنَا وَنَحْتَرِمُ أَسَـاتِـذَتِنَا لِأَنَّ ذلك كُـلَّهَـا سَبَبُ النَّجَـاحِ فِي الـدُّنْيَـا والأَخِـرَةِ

Wahai saudaraku yang mulia, namun kita haruslah selalu ingat bahwa ilmu tanpa amal tidaklah mendatangkan faidah, sebagaimana dikatakan seorang penyair :Ilmu tanpa amalan bagaikan pohon tanpa buah. oleh karena itu marilah kita mengamalkan apa yang telah kita pelajari, dan marilah kita mulai dari diri kita sendiri, dan salah satu hal yang penting yang tidak boleh kita lupakan, marilah kita berbakti kepada kedua orang tua kita dan menghormati guru-guru kita, karena hal tersebut merupakan salah satu perantara untuk dapat sukses di dunia dan akhirat

أيها الأحبة في الله…. إِذَا وَجَـدْتُمْ خَطَأً فِي كَلاَمِي، كُلُّ ذَلِكَ مِنِّي… وَإِذَا وَجَدْتُمْ صَوَابًـا فَمِنَ اللهِ…وَأَخِيْرًا هَيَّـا بِنَا نَخْتِمُ هَذَا الكَلاَمَ باِلدُّعَـاء : الَّلهُمَّ اجْعَلْ أَعْمَالَنَا صَالِحَةً، وَاجْعَلْهَا لِوَجْهِكَ خَالِصَةً، وَلَا تَجْعَلْ لِأَحَدٍ فِيْهَا شَيْئًا، يَا رَبِّ العَالَمِيْنَ هَـدَانَا اللهُ وَإِيَّـاكُمْ جَمِيْعًا.

وآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لِلهِ…….

Wahai saudarku jika kalian mendapatkan kesalahan dalam tuturkataku maka sesungguhnya hal itu berasal dari diriku, dan juka kalian mendapatkan kebenaran maka itu datangnya dari Allah. dan terakhir marilah kita tutup pembicaraan ini dengan do’a.

Page 2 Contoh Pidato Bahasa Arab dan Artinya Tentang Persaudaraan

Kata Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *